:::: MENU ::::

Minggu, 11 November 2018

Oleh: Ajun Pujang Anom
Sumber gambar: https://www.elementarymatters.com

Setelah sekian lama menjadi guru, saya menemui beberapa fenomena yang menggelikan. Salah satunya tentang kemampuan guru senior dan yunior. Guru yunior selalu mendapat cap guru yang hanya pandai soal teknologi atau lebih tepatnya yang kekinian. Jadi mereka dianggap lemah, bahkan nyaris tak memiliki kemampuan mendidik. Bisanya cuma "berhias" dan jauh dari pemahaman nilai-nilai tradisional. Sedangkan guru senior sebaliknya dianggap masih memegang nilai, terampil dalam banyak hal meskipun minus dalam bidang teknologi dan kreativitas. Selain daripada itu juga dicap suka mengeluh dan hobi melimpahkan tugas ke guru yunior. Namun apabila ada yang berbau uang, larinya melesat tak peduli membuat terjengkang guru yunior.

Membaca tulisan di atas, bisa jadi ada beberapa guru menjadi mendadak dongkol. Dan mungkin bisa bilang seperti ini, "Ih, apaan? Sok tau."

Saya sadar sesadar-sadarnya, bahwa fakta yang berhasil saya tangkap dan terbitkan ini, tak ayal akan memancing emosi beberapa pihak. Tapi saya ingat nasehat berharga, bahwa kebenaran itu selalu pahit, ketika diungkapkan. Untuk itu, fakta ini saya munculkan.

Agar apa? Agar kita mempunyai kesadaran. Melakukan auto-refleksi, sudah seberapa jauhkah peran-peran kita sebagai guru. Apakah kita sudah benar-benar menjalankan fungsi sebagai guru? Apakah kita telah tulus ikhlas mendampingi anak didik untuk menemukan dan mengembangkan potensinya?

Tak ada guru yang lebih baik dari lainnya. Yang ada, masing-masing guru mempunyai kehebatan. Dengan kehebatan ini, mereka berkolaborasi untuk menciptakan perikehidupan yang lebih baik. Sebab guru adalah agen peradaban yang sejati. Dan guru yang berprestasi dalam pengertian sebenarnya, bukanlah guru yang membuat diri dan muridnya meraih banyak penghargaan dan memenangi kejuaraan. Namun guru yang berhasil mengantarkan siswa-siswinya ber-akhlakul karimah, berbudi pekerti yang baik.

Bojonegoro, 11 November 2018

0 komentar:

Posting Komentar