Oleh: Ajun Pujang Anom
Sumber gambar: www.videoblocks.com
Meski baru lahir, banyak harapan yang disematkan di pundak APKS Bojonegoro. Ini tentu menjadi sebuah bahan bakar, yang akan membuat laju APKS Bojonegoro menjadi kencang. Meski juga ada setitik kekhawatiran, bilamana terjadi kemacetan, apakah bisa menangani. Kekhawatiran semacam ini wajar terjadi. Semua hal yang baru, pasti seperti itu perlakuannya. Tak perlu dijadikan kegalauan. Malah menjadi suntikan semangat.
Untuk itu sinergitas dan koordinasi selalu dilakukan oleh pengurus. Jembatan kesepahaman dibangun melalui komunikasi intens. Baik lewat jalur messenger maupun bertemu langsung. Banyak ide-ide segar mencuat saat pertemuan, dari pembentukan kajian mingguan saat Car Free Day, buletin, majalah, buku bersama, dan lain sebagainya. Ini tentu hal yang harus diakomodasi dan difasilitasi.
Bagi yang pesimis, tentu dianggap sebuah hal yang muluk-muluk, terlalu utopis. Hal ini juga tidak boleh diabaikan. Kekritisan seperti itu penting. Karena dapat menjadi pelecut untuk mewujudkannya.
Untuk maju, kita tidak cuma butuh support, namun juga butuh kritik. Dengan kritik, kita bisa menganalisa seberapa kelemahan yang dimiliki. Dengan kritik pula, kita bisa mengukur, berapa tinggi kita melompat. Mampukah kita melompat di luar batas kemampuan? Apakah kita siap terluka, jika mengalami celaka saat melompat? Keadaan seperti itu mesti mendapat porsi perhatian yang sama.
Bojonegoro, 15 Agustus 2018

0 komentar:
Posting Komentar